Cast:
- Azalea Kim
- Randy Cho
Other Cast:
- Chrystal Sam
- Adnan Kim
- Nate Lee
Cekidot...
***
Tett.. tett..
tett..
“anak-anak,
waktunya pulang. Jangan lupa kerjakan soal kimia yang tadi ya? Besok
dikumpulin.” kata bu nia.
“baik, bu.” jawab
kami serempak.
***
Azalea POV
“za, pulang
bareng yuk!” ajak sam.
“eumm, sorry,
sam.. aku habis ini mau pergi dulu ke suatu tempat. Sorry banget ya, sam..”
kataku dengan penuh bersalah.
“memangnya, kamu
mau pergi ke mana? Hayyo.. kamu pasti mau kencan sama randy ya???” kata Sam
curiga.
“jiahh, curiga
amet sih kamu! Aku tuh Cuma pingin pergi ke toko buku sebentar. Emang salah
ya?” kesalku.
“yaa.. kagak sih.
By the way, ke toko buku? Aku boleh ikut gak ke sana? Aku juga ada buku yang
lagi tak incer nih. Ya ya ya? Boleh donk..” bujuknya dengan ‘puppie eyes’nya.
“but, i’m so
sorry. I can’t!” sesalku.
“yasudah deh kalo
gitu, aku pulang duluan deh. Kapan-kapan aja aku ke ‘toko buku’nya.” Katanya
dengan penekanan di kata toko buku.
“sorry banget ya..
aku tidak bermaksud unt..” belum selesai ngomong, si Sam udah langsung ngerocos
=.=
“gak apa-apa kok.
Kalo gitu, bye bye.. see u let time..” potongnya, lalu pergi.
“bye bye too..
see u..” jawabku sambil melambaikan tangan.
***
“hm, enaknya buku
yang mana ya yang tak pilih? My Diary atau About U? Issh, paling menjengkelkan
kalo sudah bingung mau milih yang mana! Huffft -_-“ gerutuku.
“aha! Beli
dua-duanya aja! Lagian kan ini lagi diskon-diskonnya, kkkk :D ” kataku setelah
beberapa menit kemudian.
“ini uang
kembalian anda. Terima kasih” kata penjaga kasir.
“terima kasih
kembali” jawabku.
***
Setelah pergi
dari toko buku, azalea berpikir sejenak untuk pergi ke mana lagi selanjutnya.
Pada akhirnya dia ingin pergi ke taman untuk beristirahat dan sekalian
meng’fresh’kan pikirannya.
***
“hoahhm, sudah
berapa lama aku disini? Rasanya bosan sendirian disini. Aha! Kenapa gak telepon
ke ‘nae randy’ aja ^^”
Tit tut tit tut..
Nae chagiya~
Tutt tutt..
‘mama mal
mal-ala..’
“ehh, bukannya
itu ringtone handphonenya randy ya?”
‘Bwabwa
bwala bwala nae nun-eul bala bwa..’
“pasti orangnya ada disekitar sini” gumamku.
Saat aku sedang
mencari mana suara lagu itu berada, dan ternyata.. BINGO! Aku menemukannya!
Tapi, dia sedang bergandengan tangan dengan perempuan lain. Tapi, kira-kira
siapa ya?
“sebentar ya,
sayang..” kata randy dari kejauhan.
WHAT?! Jadi.. dia
selama ini membohongiku. CRAZY MAN! DAMN!
“hallo, sayang..”
Cihh, sok-sokan
banget sih dia berlagak manis! Sampai seperti apapun kamu mencari alasan nantinya,
kau sudah tertangkap basah, BUNK! Tidak bisa mengelak lagi dariku!
“hallo.. sayang
kamu masih disana kana?”
“ehh? eu.. iya,
sayang. Aku masih disini. Eh, sayang lagi dimana?” ucapku berlagak manja.
“lagi di
apartementnya kakakmu, sayang.. di apartementnya Adnan.”
Cihh, diapun
sudah berani berbohong padaku rupanya :@
“oh.. mau ngapain
kamu disana, sayang? Ada urusan penting kah?”
“iya. sangat
penting, sayang.”
“lalu, kalo boleh
tau, urusannya tentang apa ya, sayang?”
“eungg.. ituu..
aku gak bisa bilangin ke kamu, sayang..”
“kenapa?”
tantangku.
“errr.. ituu..
sangat rahasia. Orang lain tidak boleh tau. Hanya aku dan kakakmu saja,
sayang..”
Oh, rupanya..
“oh gitu ya?
‘berarti aku ini di anggap kamu itu orang lain?’ begitu??” kataku penuh penekanan.
“eh eh? Bukan
gitu sayang.. maksud aku....”
Belum dia selesai
ngomong, aku langsung berbicara langsung to the point dan menghampirinya.
“CUKUP! Aku sudah
muak dengan ‘aa.. err.. eungg.. ehh..’ mu itu. Sekarang kamu dimana yang
sebenarnya?”
“kok sayang
langsung marah gitu sih? Aku itu beneran di..”
“apartementnya
kakakku? GREAT! Sudah berani bohong ya kamu?”
“A..Azalea?”
“iya, ini aku.
Azalea Kim! Kenapa? kaget?”
“a.azalea..
maaf.”
“ENOUGH! You’re
like FUCK! Tidak ada kata maaf untukmu. Aku sudah muak dengan apa yang selama
ini kamu lakukan padaku. Kau! Laki-laki ‘Hidung Belang’ ! we are.. END! Tidak
ada kata-kata yang menyangkut dengan sayang-sayangan lagi! Tidak ada nama
panggilan sayang disini! IT’S OVER! You and me, END! Bila kau ingin balikkan
denganku, sorry! Diriku sudah ‘kenyang’ tentang dirimu. So, goodbye..”
“aza... hhh, ok,
aku mengerti. Ini memang kesalahanku, asalkan kau tahu saja aku itu tetap cinta
sama kamu”
“cinta? Sama aku?
Mana buktinya? Kalo masih cinta, kenapa kamu..”
“sayang, kita
pu.. lang. Kak aza?”
“oooooh, gitu ya?
Sepupuku sendiri aja punya niat untuk menghancurkan hidupku juga. GREAT!
Ternyata bumi ini tidak sebesar yang aku kira ya? Bisa bertemu dengan hal-hal
yang kebetulan lewat saja ya? Misalnya ada orang yang tiba-tiba menyelinap di
sebuah hubungan, dan ternyata orang itu adalah orang yang paling dekat dengan
kita. Yaa seperti adik, ‘saudara’, dan kakak. Tak kusangka ya seperti ini
jadinya? Hhh :@”
“kak aza, ini
bukan seperti yang kakak..”
“fikir? Kira? Cihh,
rupanya masih ngles-lesan segala. Sudah keliatan gitu kok, dan itu sudah ku
anggap sebagai ‘tanda bukti’ kalian padaku. Dan... kamu, nate! Sampai kapanpun
aku bersamamu dan dimanpun kita bersama juga, aku tetap menganggapmu seperti
‘tomcat’ bagiku. Ingat itu! Dan kau randy, DON’T DISTURB ME!! FOREVER!”
“aku.. minta maaf
yaa..”
“sudah kubilang
kan.. tidak ada kata maaf bagimu! Termasuk juga nate!”
“kak aza, aku..”
“ENOUGH! tak
kusangka ya, orang yag selama ini aku paling sayangi didunia ini melebihi dari
apapun, ternyata.. dia adalah IBLIS dalam kehidupanku. Benar-benar tak
terduga!” kataku sambil berjalan menjauhi mereka.
“kak aza! Azanie!
Tunggu!” kata dua orang sejoli itu bebarengan.
“Sudah telat. Tidak ada kata ‘tunggu’ untuknya” gumamku sambil menitikkan
air mata yang ke sekian kalinya dan lari menjauhi mereka.
***
Setelah kejadian kemarin, rasanya aku ingin meluapkannya pada seseorang.
Lebih baik aku nunggu sam datang aja deh.
Tidak lama kemudian, sam datang sambil memberondongku dengan berbagai macam
pertanyaan. Yang pasti intinya tentang ‘bagaimana kamu bisa putus dengan randy
sih?’
“sahabatmu lagi sedih, kok kamu tidak menghiburnya sih??”
“maaf, za. Habis, perasaan kemarin aku lihat, kamu sama randy baik-baik aja
tuh. Malah kesannya manja-manjaan gitu deh.”
“hhh, hehe. Iya, tapi tidak berlangsung lama. Kan dia bilang, dia ingin
pergi sebentar dan tidak bisa kencan dulu denganku.”
“iya juga sih, kalo begitu, ceritakan. Bagaimana ini semua bisa terjadi.”
***
Setelah menceritakan semuanya dan meluapkan apa yang aku rasakan selama
ini, ternyata agak tenang juga ya. Merasa tidak ada beban lagi, ya walaupun aku
masih ingat sih bagaimana ceritanya saat itu.
“oooh, mungkin Tuhan lagi merencanakan sesuatu yang lebih buatmu. Tapi
dalam arti bukan untuk membuatmu tambah sengsara lho, bukan. Tapi membuatmu
dirimu bahagia, nyaman, ceria, dan hatimu tentram.”
“yeahh, may be. Kalo tidak? Hayyo..”
“aissh, forget that! Don’t rememeber that! Sudahlah masuk ke kelas,
bukankah hari ini gurunya adalah.. bu nia ya?? Guru yang paling killer di
seluruh jagad raya.”
“kkkkk :D hussh! Keep your mouth. Ok ok, sebaiknya kita msuk aja”
“eitts, tunggu sebentar.”.
“kenapa lagi sih?” tanyaku yang mulai jengah.
“kamu sudah ngerjain tugas kimia yang kemarin dikasih sama bu nia belum?”
“ehh? sorry, aku lupa ngerjain. Hihi :D terus aku harus bagaimana nih?”
“aissh, lebih baik kamu nyontek aku aja deh.”
“benarkah? Makasih ya, sam” ucapku sambil memeluknya secara tiba-tiba.
“isssh! Sudah ah! Malu di lihatin orang! nanti dikiranya kita lesbian! Hhh
=,=a.”
“hehe :D ok ok, kita langsung ke kelas”
***
Mula dari detik sekarang, aku tidak ingin merasakan yang nama cinta. Karena
kalo kita gak berhati-hati, raga dan jiwa kita akan sakit. Dan kalian tahu
sakitnya kayak gimana? Sakitnya bukan kayak sakit batuk, pilek, flu, atau
apapun lah itu. penyatnya itu langka banget, dan obatnya pun jarang ditemukan
*yaiyalah*. Dan jangan sampai kalian merasakan seperti ini, ok?
Dari kisahku itu, aku dapat mengambil pelajaran. Orang yang parasnya
ganteng ataupun cantik, bergaya modis, hidup dengan kekayaan, belum tentu orang
itu juga memiliki hati seperti penampilannya. So, jangan melihat orang dari
sisi penampilannya saja, tapi juga melihat sisi hatinya ^^
-FIN-
How? Terlalu ribet ya alurnya? Maaf deh kalo gitu ^^
oiya, saya minta RCL
dari kalian ya? Atau boleh niggalin jejak dulu disini ^^
thx before ^^
gamsahmnida :)
No comments:
Post a Comment