Pages

Saturday, April 28, 2012

When Firstly I Got a 'Amazing' Job [fanfic]

 Cast: 
  • Azalea Kim
  • Lee Soo Man

Other Cast:
  • Super Junior

***

Cheonsa  POV

Hai, perkenalkan namaku Azalea atau kalian bisa memanggilku Cheonsa. Cheonsa? Seperti nama korea kan? Yups! Aku keturunan Indo-korea. Mummy itu dari indonesia, sedangkan Daddy itu dari korea. Aku memiliki mata, dan hidung seperti mummy, sedangkan yang lainnya yaa seperti kulit dan bibir itu lebih ke daddy.

Kenapa aku memanggil ibuku dengan sebutan mummy dan memanggil ayahku dengan sebutan daddy? Yeah, karena aku bingung. Bila aku memanggil eomma atau momma dan appa atau poppa, itu terasa aneh. Apalagi dengan sebutan ibu, bunda, mama, ayah, bapak, papa itu lebih terasa aneh lagi kalo didengar.

Oiya, asal-usul namaku itu dari sebuah nama tanaman, yaitu azalea. Azalea yang berarti ‘nama tanaman yang berbunga indah’ dan sedangkan Kim itu ngambil dari marganya daddyku. So, jadilah Azalea Kim, hihi :D

Kenapa aku jadi blak-blakan gini yaa? Haha

***

‘tok tok tok’ Pintu depan diketuk oleh seseorang.

“siapa ya?” tanyaku dari dalam dengan bahasa indonesia yang fasih.

“permisi..”

‘ceklek’

“oh.. ada yang bisa saya bantu, pak?”

“ini, dik, kiriman dari Pak Adnan *pura-puranya ini namanya Soo Man ahjusshi*”

“Adnan? Tapi saya tidak pernah merasa kenal dengan nama itu, pak. Mungkin salah alamat, pak.”

“tidak kok. Saya benar. Ini lihat aja alamat yang tertera di kotak ini”

Dan ternyata betul. Tapi.. sudahlah.

“oh, baiklah.

“kalau begitu, bolehkah saya meminta tanda tangannya dulu, dik?”

“baiklah, pak. Kalau begitu, tolong taruh di meja tamu donk, pak. Maaf sebelumnya ngerepotin.”

“oh, baiklah, dik.”

“nah, sudah kan. Kalau begitu, terima kasih, dik. Kalau begitu saya pamit dulu.”

“seharusnya saya yang terima kasih, pak.” Jawabku dengan senyum.

‘ceklek’ pintu tertutup kembali.

“kira-kira ini apa ya? dari Pak Adnan? Aku tidak pernah dengar itu nama? Apakah itu temannya daddy? Tapi, kalau temannya daddy, harusnya pak tukang pos itu nyarinya daddy, bukan aku. Aissh, bingung kan akhirnya! Lebih baik aku buka sekarang aja deh” ucapku yang mulai gak jelas.

“huwaaa, ada headphone, ada sebuah kotak iPod masih segel lagi, dan.. huwaaaaaaaa! Kotaknya iPhone 5. gila abis! Kaya banget ini orang?! Tapi.. tunggu dulu.. ada sebuah surat didalam kotak..”

Dear, Azalea Kim.

Annyeong haseyo..
Kau masih ingat saya kan? Saya adalah orang yang pernah anda tolongi saat saya di Jakarta. Sebelumnnya perkenalkan nama saya Lee Soo Man, direktur dari perusahaan ternama di korea selatan, yaitu SMEntertainment. Tujuan saya menulis surat ini adalah ingin mengundang anda untuk mengikuti audisi di korea selatan. Audisi untuk menjadi ‘BIG STAR’. Jarang-jarang lho saya membuat undangan untuk mengikuti audisi seperti ini. Saya sebelumnya sudah pernah membicarakan masalah ini pada kedua orang tua anda. Dan orang tua anda menyetujuinya, asalkan putri kesayangannya harus aman dan terjaga. Walaupun orang tua anda sudah menyetujuinya, saya tetap harus meminta konfirmasi terdahulu dari anda. Bagimana? Kalau tidak mau, tidak apa-apa. Tapi kalau mau, bisa memberikan konfirmasinya lewat email saya lsm@yahoo.com. Saya tunggu konfirmasi dari anda.

Mungkin sudah dulu surat dari saya. Dan tolong berikan konfirmasinya, secepatnya. Terima kasih sebelumnya.

Greeting,
Lee Soo Man.

“ne? naneun? Mengikuti audisi disana? Eottae? Bagaimana bisa? Hanya kejadian kecelakaan kecil seperti itu bisa menimbulkan kejutan besar seperti ini? Aissh, pasti ini JD ‘Just Dream’ right? Coba kucubit dulu tanganku. AUU! Tidak, ini tidak mimpi ternyata. Wah, tak kusangka kalau jadinya seperti ini, hihi. Senangnya..”

‘drrt drrt drrt’ because I’m naughty naughty..

“hallo..”

“...”

“iya, dad! Aku udah dapat kotaknya!” jawabku dengan penuh semangat 45’

“...”

“baiklah, dad.. aza juga mau buka internet nih..”

“...”

“eo, jaljayo ddo, daddy”

“...”

“kkk :D nde, annyeong, daddy”

‘ceklek’ sambunganpun terputus.

“waktunya buka email nih. Rasanya udah lama gak buka emailku. Kira-kira inboxnya udah ada berapa ya?”


Annyeong haseyo, sajangnim..
Sajangnim? Sepertinya mulai dari sekarang saya harus memanggil anda ‘sajangnim’ deh. Dan kenapa mulai dari sekarang saya memanggil anda dengan sebutan sajangnim? Karena, saya ingin memberikan informasi bahwa saya menerima tawaran anda. Sebelumnya, saya sangat berterima kasih kepada anda.

Kalau begitu, kapan saya bisa berangkat ke korea selatan ya, sajangnim? Mungkin hanya ini saja yang saya ingin sampaikan. Gamsahamnida.

“ahh, pada akhirnya sudah kubalas juga.. kira-kira kapan ya aku bisa berangkat dan tinggal disana? Apakah aku disana bisa bertemu dengan idolaku? Yaitu.. Super Junior! Hihi. Gak sabar deh jadinya.” Ucapku yang udah mulai nglantur kemana-mana.

***

'tok tok tok'

“aza-yaa..”

‘ceklek’

“aza-ya.. ireona, ppali! Sooman ahjusshi sudah menunggu dibawah! Ppali!” ucap seseorang yang telah mengganggu tidurku.

“aissh, nugu? Daddy? Hhh, Aku capek, aku mau tidur, dad!” seruku.

“katanya ingin mengejar impianmu di korea selatan sana? Tuh, orangnya dah datang. Siapa namanya? Daddy lupa. Ah! Lee Soo Man. Daddy ingat sekarang. Ppali ireon..”

“mwo? Sooman ahjusshi? Eoddiga?”

“dibawah.”

“huwaaaa. Aku belum mandi, dad.”

“yasudah. Sana mandi dulu. Jangan lama-lama mandinya lho. Arraji?”

“arra.”

“eh, jamkamman. Bajunya sudah dipersiapkan belum tadi malam?”

“sudah, dad. habis membaca surat, aza langsung mempersiapkan semuanya, niar tidak mendadak. dan.. benar, ini mendadak. dah ah, Aza mau mandi dulu sekrang!”

“arra arra. Yasudah, daddy tunggu dibawah ya? Ppali!”

“hm, nde, dad.”

***

“daddy...”

“eo, itu dia. Cepat kemari.” Ajak daddy.

“eh? Benarkah ini Sooman ahjusshi itu?”

“hehe, bukan saya, aza.”

‘eh? Dia berbahasa indonesia. Berarti benar, ini bukan sooman ahjusshi’

“aza, duduk dulu napa? Gak sopan ah seperti itu terhadap tamu” ucap mummy tiba-tiba sambil membawakan gelas yang isinya teh.

“iya, mum.”

“silahkan diminum.” Ucap mummy mempersilahkan lalu duduk disebelahnya daddy.

“iya. Terima kasih.”

“aza-ya, ini teman daddy yang akan mengantarkan aza ke bandara soekarno-hatta.”

“eh? Emangnya sooman ahjusshi sudah balas emailku ya, dad?”

“iya. Tadi pagi daddy minjam laptopnya aza untuk buka emailnya daddy. Eh, tapi ternyata aza belum sign out dari emailnya aza. Saat daddy ingin sign out, daddy  tidak sengaja melihat sebuah alamat email lsm@yahoo.com. Daddy akhirnya buka itu inbox. Dan ternyata apa isinya coba? Kamu disuruh langsung ke koreanya hari ini? Mengejutkan bukan? Daddy sama mummy aja juga terkejut dengan itu berita. Tapi pada akhirnya kami tahu, bahwa anak daddy dan mummy itu sudah besar dan seharusnya bisa mengejar impiannya. Yaa walupun dengan cara tak terduga.”

“jeongmal? Benarkah? Huwaaa, jadi gak sabar deh nyampai disana”

“hehe. Tapi ingat ya pesan dari mummy. Jangan pernah berkata bohong pada siapapun, jaga hati, pikiran, dan dirimu baik-baik ya, aza?”

“iya, mum”

“dan.. kalau ada apa-apa bilang saja ke kami, orang tuamu. Dan selalu ingatlah bahwa kami ini orang tuamu, bukan siapa-siapa ok?”

“aissh, daddy. Emangnya nanti aza mengira kalo mummy dan daddy itu siapa?”

“yaa whoever lah itu. Jangan jadi anak yang nakal ya, nak?” ucap mummy yang sudah menitikkan air matanya.

“mummy.. kenapa jadi nangis gini sih? Aza gak suka ah kalo ngelihat mummy nangis kayak gitu.”

“aza..”

“daddy juga! Jangan ikut-ikutan donk.. kan aza jadi ikut sedih kan?”

“maaf. Mummy sedih aja, kenapa harus berpisah dengan anak kesayangan mummy. Benar apa kata daddymu. Jangan jadi anak yang nakal ya?”

“iya, mum.” Jawabku sambil nangis tersedu-sedu.

“jaga dirimu baik-baik ya, nak.”

“iya, dad.”

“eungg, permisi. Pemberangkatan pesawatnya sebentar lagi akan lepas landas.”

“baiklah. Jaljayo, cheon-ah..” ucap daddy sambil memelukku dengan erat.

“jaga dirimu baik-baik ya, nak..” gantian mummy yang memelukku sangat erat, seolah-olah ini adalah perpisahan untuk yang terakhir kalinya.

“dad.. mum.. jada diri kalian baik-baik juga yaa..” ucapku lalu keluar rumah dan menaikki sebuah mobil.

“bye bye, daddy.. mummy..” teriakku dari kejauhan sambil melambaikan tangan. Mum and dad membalasnya dengan penuh kasih sayang.

Mobilpun berangkat dan jaraknya semakin jauh dari rumah.

‘mum, dad.. jaljayo ddo..’ ucapku dalam hati.

***

“baiklah. Saya hanya mengantarkar adik sampai disini.” Ucap temannya daddy.

“eo, baiklah. Terima kasih sudah mengantarkan saya ke sini.”

“pemberangkatan menuju Seoul, korea selatan tinggal 10 menit lagi” pengumunan tentang pemberangkatanpun sudah diumumkan.

“kalau begitu saya pulang dulu ya, dik.”

“tunggu! Tolong kasih ini pada mummy and daddy. Jangan sampai hilang ya? Karena ini sangat berarti buat saya dan orang tua saya. Terima kasih”

“baiklah. Semoga selamat sampai tujuan ya, dik.”

“terima kasih.” Ucapku lalu berlarian menuju kedalam.

***

“huwaaa.. akhirnya nyampai juga di negara ginseng ini. Hmmm, segarnya udara kali ini” ucapku dengan senyum semangatku.

“tapi.. kenapa setibanya disini tidak ada yang menjemputku?” ucapku yang udah mulai panik.

“mungkin aku harus menunggunya di tempat duduk-dudukan itu.” Ucapku lalu berjalan ke arah sana dan langsung duduk.

½ jam kemudian...

“aissh, lama banget sih! Lebih baik dengerin lagu aja deh, daripada mati karena bosan!” ucapku mulai jengah.

Di tengah-tengah kegiatanku, tiba-tiba..

“apakah benar ini Kim Cheonsa atau tepatnya Azalea Kim?” tanya seseorang.

‘eh sepertinya aku kenal ini orang’ ucapku dalam hati.

“eh? Eurr, iya. Ini saya Azalea Kim. Anda siapa ya?” ucapku dengan memakai berbahasa korea secara fasih.

“saya adalah orang yang disuruh untuk menjemput anda disini.”

‘kenapa di dunia ini orang suka memakai bahasa formal sih?’ pikirku mulai jengkel.

“eo, baiklah. Arraseumnida. Kalau begitu ayo kita pergi dari tempat ini.”

“hm.”

‘hanya hm? Aissh!’

***

‘ceklek’ ‘ceklek’ pintu mobil di tutup dengan bebarengan.

“hhh, lega juga akhirnya.. gak usah pake penyamaran segala..”

“e.. ehh? Kau..” ucapku kikuk sambil menunjuk padanya dan dengan expresi tidak percaya.

- TBC –

Eotte? Kira-kira siapa ya yang jemput aza? Salah satu anggota Super Junior kah? Atau dari SHINee kah? Yang pasti bukan kalian. Hehehe #plakk
Author minta RCL dari kalian, atau kalian boleh meninggalkan jejak dahulu disini.

Thx before ^^

No comments:

Post a Comment